Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2013

FSLDK Sumsel Gelar Aksi Peduli Palestina

Gambar
PALEMBANG, BeritAnda   - Forum Silahturahmi Lembaga Dakwa Kampus (FLSDK) se-Sumatera Selatan mengelar aksi Solidaritas Penggalanagan Dana bagi Warga Negara Palestina yang pada saat ini sedang terindas oleh negera Israel yang tidak henti-hentinya melakukan Penyerangan, sehingga menyebabkan waraga Palestina menderita baik dari segi moril dan materil. Aksi ini dimulai dari Kampus IAIN Raden Fatah Palembang dengan massa Aksi 200 orang yang terdiri dari beberapa universitas di Sumsel seperti, Bina Husada, IAIN, Muhamadiyah Palembang, Unsri,  Polsri, dengan cara   Longmarch   massa aksi menuju   Bundaran Air Mancur. Di dalam perjalanan, massa aksi sempat beberapa kali berhenti untuk melakukan penggalangan dana kepada warga kota Palembang khususnya yang sedang dalam perjalanan menggunakan roda dua dan roda empat. Humas FSLDK Sumsel, Amran Marhamid saat di temui mengatakan, aksi yang kami lakukan pada hari ini merupakan bentuk solidaritas terhadap Palestina yang...
Gambar
‘Islam is My Way’ SABTU, 22 DESEMBER 2012 14:11 REDAKSI KUNJUNGAN: 30 PALEMBANG, BeritAnda   - Sebagai upaya menghindari pengaruh laten teroris, Sabtu (22/12/2012) pagi, Lembaga Dakwah Kampus (LDK) Refah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Raden Fatah Palembang menggelar Talk Show dengan tema ‘Islam is My Way, Islam = Jihad = Radikal = Teroris?’. Hadir sebagai pembicara acara tersebut AKBP Syafei Yahya dari Polda Sumsel yang mewakili Kapolda Sumsel dan Dr. Abdur Razzak, MA dari Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Palembang, serta dihadiri sekitar 140 mahasiswa/I IAIN Raden Fatah. Dalam kesempatan pertama, Syafei Yahya mengatakan, Islam selain agama yang Rahmatan Lil’alamin, Islam juga memiliki nilai tersendiri dan akidah serta mempunyai tata nilai yang sangat berhubungan dengan alam. “Intinya, Islam mengajarkan kepada semua orang untuk berbuat kebajikan dengan tidak merusak yang ada disekeliling kita,” jelasnya. Sementara, Jihad dalam arti yang sebenarnya, lanjutnya,...
Gambar
MEMIMPIKAN PAHLAWAN BARU : MENAGIH KIPRAH PEMUDA 28 oktober, 10 november yang jatuh beberapa hari yang lalu merupakan salah satu roda perjalanan bangsa indonesia. 10 november merupakan kesempatan bagi segenap bangsa untuk mengabdikan potensinya dalam upaya mengisi pembangunan bangsa ini secara komperehensif dan berkeadilan. Ukiran sejarah yang panjang menampilakan sosok yang mengawalinya (baca; pahlawan dan Pemuda) dua sosok penggerak nasionalisme. pemuda merekalah aset besar suatu bangsa. aset besar yang dapat menjadi fondasi tatanan dan roh stabilitas keberlangsungan hidup. pemuda dengan pemikirannya yang kritis dan inovatif adalah mesin penggerak dinamisme masyarkat kearah lebih baik. Pemuda, bukan hanya anda dan saya, tetapi sekitar lebih kurang 86.017.500 penduduk indonesia adalah pemuda. sebuah renungan bersama  jika 80% dari 86 juta jiwa tersebut menggerakkan potensinya dan masyarkat untuk memikirkan nasib bangsa ini, dengan semangat persatuan tanpa mengenal muara ...